Cara Rekap Pesanan Shopee ke Pembukuan Tanpa Ribet
Pesanan Shopee menumpuk tapi pembukuan tak pernah update? Ini cara praktis merekap penjualan Shopee ke pembukuan dan memotong stok — tanpa input satu per satu.
Penjualan di Shopee ramai itu bagus. Tapi kalau pesanan tidak pernah masuk ke pembukuan, Anda jadi tak tahu untung sebenarnya dan stok pun gampang selisih. Kabar baiknya, merekap pesanan Shopee tidak harus diketik satu per satu.
Langkah 1: Ekspor pesanan dari Shopee
Di Seller Center Shopee → Pesanan Saya, gunakan fitur Ekspor untuk mengunduh daftar pesanan (biasanya file Excel). Pilih rentang tanggal yang ingin direkap — misalnya per hari atau per minggu.
Langkah 2: Kenali kolom penting
Dari file ekspor, yang paling Anda butuhkan untuk pembukuan & stok:
- No. Pesanan — identitas unik tiap transaksi.
- SKU / Nomor Referensi SKU — untuk mencocokkan dengan produk Anda.
- Jumlah — untuk memotong stok.
- Harga setelah diskon — nilai penjualan sebenarnya.
- Status — pastikan hanya merekap pesanan yang benar-benar selesai/dibayar.
Langkah 3: Masukkan ke pembukuan
Ada dua cara:
- Manual — jumlahkan total penjualan per hari, catat sebagai satu pendapatan, lalu kurangi stok tiap SKU. Cocok kalau pesanan sedikit.
- Import file — unggah file ekspor ke sistem yang bisa membacanya; penjualan dan potongan stok terbentuk otomatis. Jauh lebih cepat untuk pesanan banyak.
Langkah 4: Biasakan rutin harian
Rekap setiap hari, bukan menunggu akhir bulan. Selain pembukuan selalu update, stok pun terjaga sehingga risiko oversell turun. Sesekali, lakukan stok opname untuk memastikan fisik = sistem.
Cara tercepat
Mio ERP bisa import file ekspor Shopee (juga TikTok, Tokopedia, Blibli) — pesanan langsung jadi penjualan, stok terpotong, dan jurnal akuntansi terbentuk otomatis. Tanpa ketik ulang. Coba gratis.
Kasir + stok + pembukuan dalam satu aplikasi. Mulai gratis.
Daftar Gratis